Tidak semua tempat wisata lahir dari perencanaan matang sejak awal. Sumber Kemado di Dusun Kucur, Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, salah satu contohnya. Dulunya, tempat ini hanyalah sumber air biasa yang dipakai warga sekitar untuk mandi dan gerojokan sehari-hari, sekaligus mengairi sawah-sawah di sekitarnya. Baru sejak tahun 2018, pemerintah desa berinisiatif mengembangkannya menjadi pemandian yang lebih tertata, dan sejak itu Sumber Kemado terus ramai dikunjungi hingga sekarang.
Nama Kemado sendiri diambil dari pohon Kemado yang tumbuh di dekat titik munculnya mata air. Lokasinya berada di kaki Gunung Arjuno, pada ketinggian sekitar 400 meter di atas permukaan laut, sehingga udara di sekitar pemandian terasa sejuk dan segar. Airnya yang jernih langsung mengalir dari sumber alami, bukan air olahan, sehingga memberi sensasi berbeda dibanding kolam renang pada umumnya.
Ada satu hal menarik yang membuat Sumber Kemado punya daya tarik tersendiri di mata warga sekitar. Air di pemandian ini dipercaya turun-temurun bisa membantu menyembuhkan sakit tulang, serta membawa kesehatan dan awet muda bagi yang mandi di sana. Kepercayaan inilah yang membuat kunjungan ke Sumber Kemado biasanya melonjak drastis menjelang Hari Raya Idulfitri, bisa mencapai tiga hingga lima kali lipat dari hari-hari biasa, karena banyak warga yang sengaja datang untuk mandi sebelum lebaran.
Dari sisi fasilitas, Sumber Kemado terbilang cukup lengkap untuk ukuran wisata pemandian desa. Tersedia dua kolam dengan kedalaman berbeda, satu untuk orang dewasa dan satu lagi untuk anak-anak, sehingga cocok dikunjungi bersama keluarga. Selain itu ada juga kamar bilas dan ruang ganti, musala, toilet, aula pertemuan, playground, kolam ikan untuk bersantai, hingga kantin dan food court yang menjajakan makanan dan minuman dengan harga bersahabat. Bagi yang tidak membawa ban sendiri, tersedia pula persewaan ban di lokasi.
Soal harga, Sumber Kemado tergolong murah meriah. Tiket masuk untuk dewasa berkisar Rp8.000 pada hari biasa dan naik menjadi Rp10.000 saat akhir pekan atau hari libur, sementara anak-anak dikenakan tarif sekitar Rp5.000 kapan saja. Pemandian ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.
Dari sumber air sederhana yang dulu hanya jadi tempat mandi warga, kini Sumber Kemado telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi andalan di Purwosari, sekaligus jadi contoh bagaimana potensi alam desa bisa dikembangkan menjadi daya tarik wisata yang terus dicari orang. (Admin)
Komentar (0)